KEBAKARAN HEBAT LANDA PASAR SUBUH SANGGAM ADJI DILAYAS BERAU, PULUHAN WARUNG MAKAN DAN SEMBAKO DILALAP API
RedMOL Berau
Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Subuh, tepatnya di bagian belakang Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Rabu malam, 4 November 2026, sekitar pukul 19.00 WITA.
Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah bangunan tempat usaha milik para pedagang. Kobaran api dengan cepat melalap warung makan dan warung sembako yang berada di kawasan pasar. Diperkirakan puluhan warung terdampak dan mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.
Kejadian tersebut mengejutkan para pedagang dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Suasana menjadi ramai ketika kobaran api mulai membesar dan menyebar ke bangunan warung lainnya. Sejumlah pedagang terlihat berupaya menyelamatkan barang dagangan serta perlengkapan usaha yang masih dapat dijangkau sebelum api semakin meluas.
Lokasi Pasar Subuh yang merupakan salah satu kawasan aktivitas perdagangan masyarakat menjadi perhatian warga. Kebakaran tersebut tidak hanya mengancam bangunan tempat usaha, tetapi juga menjadi musibah besar bagi para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas berjualan di pasar tersebut.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama pihak kepolisian bergerak sigap menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Petugas berupaya memadamkan kobaran api sekaligus mengantisipasi agar kebakaran tidak merambat ke bangunan lain di sekitar kawasan Pasar Sanggam Adji Dilayas.
Kesigapan petugas Damkar dan kepolisian dalam menangani peristiwa tersebut sangat diperlukan, mengingat banyaknya bangunan warung yang berada berdekatan sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Jumlah pasti bangunan yang terbakar, nilai kerugian material, serta kemungkinan adanya korban dalam peristiwa tersebut juga belum dapat dipastikan.
Masyarakat berharap pihak terkait dapat segera melakukan pendataan terhadap para pedagang yang terdampak kebakaran, sekaligus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab munculnya api.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Kabupaten Berau. Selain menimbulkan kerugian bagi para pedagang, kejadian tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran, terutama di kawasan pasar yang memiliki banyak bangunan usaha dan aktivitas perdagangan.
Diharapkan pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat memberikan perhatian dan membantu para pedagang yang terkena musibah agar mereka dapat kembali menjalankan aktivitas usaha setelah kondisi dinyatakan aman.
RedMOL Berau
[ Kamiluddin]
